Design Trends - Flat Design 2.0
15 Jan 2016
FLAT DESIGN 2.0 adalah merupakan gaya desain dengan pendekatan minimalis yang menekankan kegunaan, dengan desain yang bersih tanpa ada bevel, bayangan tekstur, berfokus pada tipografi, warna-warna yang cerah, dan ilustrasi dua dimensi. Jadi, gaya desain ini membuang segala bentuk efek gradasi, glossy, dll. Sehingga yang ditampilkan adalah bentuk flat simple dan perpaduan warna yang enak dilihat.
Komponen dan Karakteristik Flat Desig
Long Shadow
Long shadow atau bahasa kerennya disebut “bayangan yang panjang” adalah bagian dari Flat 2.0. Karakteristik ini menambah kedalaman dan kompleksitas dan bayangan ini tidak mengorbankan unsur-unsur minimalisnya sehingga membuat flat design menjadi menarik.
Warna yang dinamis
Nah, untuk meningkatkan efek visualnya, flat design mengimplementasikan penggunaan warna yang dinamis. Flat Design lebih menitik beratkan pada penggunaan warna-warna yang cerah guys. Karena menggunakan warna-warna yang cerah, hal ini menimbulkan energi kontras dengan satu sama lainnya.
Tipografi yang sederhana
Tipografi pada desain ini tetap simple dan mudah untuk dibaca, yang biasanya setara dengan font sans-serif.
Ghost Button
Salah satu elemen paling trendi di dunia desain website adalah penggunaan Ghost Button. Maksudnya bahwa sebuah tombol yang berbentuk seperti kotak dan diletakkan secara strategis dalam website, namun kotak tersebut terlihat bagian pinggirnya saja (border/stroke) sedangkan bagian dalamnya (fill) tidak ada alias kosong.
Minimalis
Seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi bahwa flat design mengutamakan kesederhanaan. Antara gaya minimalis dengan gaya yang simple saling berhubungan erat dan desain ini berfokus pada konten yang disampaikan oleh masyarakat.